BBM DI KECELAKAAN KERETA ITU DAPAT MENGHIDUPI MOTOR SAYA SELAMA 69 TAHUN

Posted on Updated on

motorkoeSatu dua hari ini semua media beramai-ramai memberitakan tentang kecelakaan kereta VS truk tanki BBM di Bintaro-Jakarta. Sayapun jadi ingin ikut menulis artikel tentang berita ini, namun dari sisi yang lain.

Bensin Premium 24.000 liter Jika Dalam Motor Saya

Truk tanki pertamina yang mengalami kecelakaan itu mengangkut bensin premium sebanyak 24 kilo liter (setara 24.000 liter), dan premium tersebut terbakar beserta benda-benda yang ada disana, mulai dari truk, gerbong kereta, sampe-sampe saya liat ada juga motor yang kebakar (lihat di berita sih…).

Nah kalo bensin yang terbakar tuh di pake buat ngisi tangki bensin motor saya yang cuma muat 4 liter, berarti saya membutuhkan 6.000 kali ngisi bensin. Biasanya kalo bensin 4 liter tuh saya bisa pake selama seminggu ngiter-ngiter di kecamatan saya, kalo lagi boros paling banter bisa buat 4 hari. Kalo pake takeran yang boros, berarti saya tuh membutuhkan 24.000 hari buat ngabisin bensin sebanyak 24.000 liter, itu artinya setara dengan 69 tahun hijriah (kalo masehi sekitar 67 tahun). Bisa KO motor saya kalo ngabisin semua tuh bensin.

Disiplin Tuh Murah, Tidak Disiplin Tuh Mahaaaal

Kecelakaan ini adalah takdir Allah sesuai dengan Firman Allah di dalam Surat An Naba ayat 29 “dan segala sesuatu telah kami catat dalam suatu kitab“. Yang menjadi wasilah atau perantara kecelakaan ini adalah lewatnya truk tangki ini di rel kereta di waktu yang salah, alias menerobos perlintasan kereta api.

Memang kita semua merasa tidak nyaman jika harus menunggu kereta api melewati jalurnya yang membutuhkan waktu beberapa menit. Namun peraturan haruslah ditaati, kita semua harus disiplin walaupun harus membuang waktu (sebenarnya kalo yang lewat tuh kereta comuter line khan gak lama, beda kalo yang lewat kereta babaranjang seperti di Bandar Lampung yang gerbongnya bisa 40-50 gerbong). Lagi pula khan waktu kosong bisa diisi dengan dzikir.

Tidak sabarnya menunggu waktu 1-2 menit ini ternyata menyebabkan kerugian yang tidak terhitung. Yang tidak dapat dihitung tentunya nyawa manusia yang hilang, belum lagi biaya yang dikeluarkan baik untuk pengobatan, perbaikan sarana dan prasarana, dan lainnya.

Taat Peraturan

Sebagai penutup, saya mengingatkan kepada kita semua bahwa kita diwajibkan taat terhadap pemerintah sesuai dengan firman Allah dalam surat An Nisa Ayat 59 “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. ”. Termasuk dalam hal ini adalah peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah (ulil amri).

Semoga Bermanfaat Bagi Semua (HWB).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s