TENAGA FARMASI DI PUSKESMAS, APA SAJA PEKERJAANMU?

Posted on Updated on

obatPelayanan kesehatan di puskesmas terhadap pasien umumnya diakhiri dengan pengambilan obat di bagian farmasi. Didalamnya tenaga kefarmasian (farmasis) akan melayani kebutuhan pasien sesuai dengan resep yang diberikan.

Sepintas lalu terlihat pekerjaan farmasis ini terlihat enteng, hanya memberikan obat sesuai dengan yang tertera di resep, sampai-sampai di banyak puskesmas, pihak manajemennya menganggap bahwa bagian farmasi cukup dilakukan oleh 1 orang saja. Namun tahukah anda, apa saja kah yang dikerjakan oleh para farmasis di puskesmas?

Beberapa waktu lalu saya mencoba untuk membuat protap alias prosedur tetap (saya menyebutnya sebagai instruksi kerja, karena ini akan memudahkan jika suatu saat manajemen akan melakukan sertifikasi seperti ISO daan lainnya), dokumen paling tinggi tingkatannya yang saya buat adalah Prosedur Kerja (PK), kemudian PK ini diuraikan menjadi Instruksi Kerja (IK), dari instruksi kerja ini, bukti hasil kerja yang kita lakukan dituangkan dalam form.

PK yang saya buat hanyalah 1, yaitu Prosedur Kerja Instalasi Farmasi yang memuat tugas-tugas secara umum yang dikerjakan oleh bagian farmasi dan nantinya diuraikan dalam IK. Jumlah instruksi kerja yang telah saya buat sebanyak 23 buah, yang artinya ada 23 jenis pekerjaan yang harus dilakukan oleh bagian farmasi di Puskesmas, itupun saya pikir masih ada yang harus ditambahkan. Berikut ini adalah jenis-jenis pekerjaan yang telah saya buatkan instruksi kerjanya dan saya sebutkan secara berurut agar dapat menggambarkan pekerjaan di bagian farmasi Puskesmas.

IK yang pertama adalah Perencanaan dan Permintaan Perbekalan Farmasi, kemudian IK Penerimaan Perbekalan Farmasi, setelah itu ada IK Penyimpanan Perbekalan Farmasi, dilanjutkan dengan IK Distribusi Perbekalan Farmasi. Kemudian di setiap bagian di puskesmas yang menggunakan perbekalan farmasi dibuatkan IK Penerimaan Perbekalan Farmasi Subunit, di bagian kamar obat (apotek) ada IK Penerimaan Resep, kemudian ada IK Penyiapan Obat Non Racikan, dan IK Penyiapan Obat Racikan, setelah itu ada IK Penyerahan Obat.

Selesaikah instruksi kerjanya? belum, bagian farmamsi harus mengerjakan IK Pencatatan Pengeluaran Obat Harian, selain itu juga harus mengerjakan IK Pencatatan dan Penyimpanan Resep. Selesaikah? belum, setiap bulannya bagian farmasi harus melakukan IK Pencatatan Rekapitulasi Pengeluaran Obat Harian, dan IK Pencatatan Perbekalan Farmasi Non Resep, dan diakhiri dengan pelaksanaan IK Pencatatan LPLPO Subunit dan IK Pencatatan LPLPO untuk Puskesmas.

Pasti sudah selesai pekerjaannya? eits,  itu masih pekerjaan utamanya, masih ada pekerjaan tambahan yang tidak kalah penting, apa itu? ada beberapa pekerjaan yang juga harus dikerjakan secara rutin untuk dapat dilaporkan setiap bulannya, anatara lain: IK Pencatan Penggunaan Obat Generik, IK Kompilasi Data Peresepan, IK Pelaporan Pemakaian Obat Psikotropika, IK Pencatatan Ketersediaan dan Distribusi Prekursor.

Nah kalo dah sampe beberapa paragraf pasti dah selesai. Tenang saudara-saudara, tadi adalah pekerjaan pokok farmasi dan pekerjaan tambahan dari bagian farmasi dinas kesehatan. Masih ada pekerjaan tambahan dari Puskesmas yang belum disebutkan, yaitu melaksanakan IK Rekapitulasi Pemakaian Bulanan untuk setiap tahunnya, melakukan IK Supervisi ke Subunit dari setiap bagian di puskesmas yang menggunakan perbekalan farmasi, baik itu ruangan di dalam puskesmas, kemudian pustu, dan poskeskel. Bagian farmasi juga masih harus melaksanakan IK Pemusnahan Resep untuk beberapa tahun sekali, dan masih menyiapkan IK untuk Permintaan Perbekalan Farmasi bagi Subunit di Puskesmas.

Nah, bacanya aja susah, apalagi yang ngerjain, dan ini menurut sebagian orang cukup dikerjakan oleh satu orang saja? be wise man. Untuk mendapatkan hasil yang baik, tentunya SDM juga baik mutunya dan juga baik jumlahnya. Bagi rekan pengelola obat di puskesmas mari kita tingkatkan kualitas kerja, karena ke depan, Puskesmas berstatus BLUD, dimana reward and punishment akan lebih mudah dilaksanakan oleh manajemen Puskesmas.

Trims buat teman seprofesi yang beberapa waktu lalu curcol kepada saya, maaf ya klo curcolnya jadi ide buat bikin artikel.

Semoga bermanfaat bagi semua (HWB).